Senin, 07 Januari 2013

Mengapa Huruf Papan Ketik "Keyboard" Tidak Diurutkan A,B,C,D,E, Dan Seterusnya Ini Jawabannya

Pernahkah agan bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga PDA kita berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari agan sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau agan belum tahu ane copas di sini.

Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.


Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.

Selasa, 04 Desember 2012

Bebatuan Hasil Letusan Gunung Tersusun Rapi di Sini

Giant’s Causeway (foto: Budgettravel)
Giant’s Causeway (foto: Budgettravel)
Giant’s Causeway, Irlandia Utara
Menjelajahi sepanjang pantai di ujung utara Irlandia Utara, Anda akan melihat pemandangan menakjubkan. Tumpukan bebatuan berbentuk hexagonal yang tersusun rapi berada di sisi pantai. Pengunjung dapat menelusuri dan berjalan di atasnya untuk menikmati pantai.

Area ini memiliki luas sekira 40.000 kolom basal yang berasal dari letusan gunung berapi kuno di masa silam. Situs ini berada sekira tiga mil dari Kota Bushmills. Bebatuan di tempat ini memiliki tinggi yang cukup beragam, dengan tertinggi mencapai 12 meter.

Situs ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1986. Selang satu tahun, Departemen Lingkungan Hidup Irlandia Utara menetapkan tempat ini sebagai Cagar Alam Nasional. Saat ini, situs yang menjadi daya tarik wisata terpopuler di Irlandia Utara ini dikelola dan dimiliki oleh National Trust.

Sumber : okezone

Danau Polkadot, Fenomena Langka dengan Cerita Miris

Spotted Lake (foto: Dailymail)
Spotted Lake (foto: Dailymail)
Spotted Lake, British Columbia
Ini mungkin tempat yang paling unik di Bumi. Selama bulan-bulan terpanas di sepanjang tahun, yaitu pada Juli hingga September, air danau ini akan menguap. Hasilnya, akan ada pola polkadot yang sangat banyak di permukaan danau yang memiliki luas sekira 61 acre ini.

Warna danau inipun berubah setiap waktunya. Fenomena langka ini bisa terjadi sebenarnya dengan latar cerita yang miris, di antaranya faktor tingginya tingkat mineral, seperti kalsium dan magnesium, serta perak dan titanium, air pun berubah menjadi berwarna biru, hijau, bahkan kuning. Jangan pernah berpikir untuk dapat mengambil sampel air danau ini untuk dijadikan kenang-kenangan. Saat ini, danau dilindungi oleh pemerintah sehingga tidak ada akses langsung terhadap publik. Walaupun begitu, letak danau yang berada di pinggir jalan ini menarik perhatian banyak orang yang lewat. Tak jarang, orang-orang berhenti untuk menikmati keindahan tempat ini.

Pada zaman dahulu, danau ini dikenal sebagai sebuah situs yang dianggap suci dan dihormati oleh penduduk di sekitar. Airnya biasa digunakan untuk terapi dan menyembuhkan beberapa penyakit. Sementara selama Perang Dunia I, air dari danau ini digunakan untuk pembuatan amunisi.

Sumber :  http://travel.okezone.com

Senin, 12 November 2012

Kenalan Yuk Sama Bupati Minahasa

Foto Tetty Paruntu Bupati Tercantik Di Indonesia - CHRISTIANY EUGENIA TETTY PARUNTU (Tetty Paruntu ). BUPATI MINAHASA SELATAN (MINSEL) adalah salah satu Bupati Tercantik Di Indonesia. Ia Berhasil memenangkan Pilkada dan diusung oleh Partai Golkar.

“Saya datang untuk melayani, bukan untuk dilayani. Tujuan saya adalah ingin mengubah paradigma pemerintah dari penguasa menjadi pelayan masyarakat,” tegas fungsionaris DPP Partai Golkar dan Wakil Bendahara I Partai Golkar Sulut ini.

“Dan dengan hati penuh kasih serta hikmat, akal budi, pengetahuan, kebijaksanaan, dan pengertian, saya akan membangun Minsel. Siapa pun mereka, apa pun golongannya, saya akan tetap mengasihi dan mengayomi mereka, serta membangun sebuah pemerintahan yang demokratis, bersih, dan berwibawa,” pungkas Tetty Paruntu.
Foto Foto Tetty Paruntu Bupati Tercantik Di Indonesia
Sumber : kaskus.















Foto Lukisan ini Mampu Membuat Perutmu Keroncongan.

CiriCara.com – Seorang seniman berbakat ini mampu mengubah lukisannya menjadi menu makanan menggiurkan, dan membuat orang tergoda untuk mencicipinya.

Seniman berbakat itu adalah pria 58 tahun asal Belanda, yaitu Tjalf Sparnaay. Tjalf mampu melukis semirip mungkin dengan benda aslinya.

Uniknya lagi, Tjalf hanya memfokuskan dirinya untuk melukis berbagai jenis makanan, seperti berbagai makanan penutup, cheeseburger, kentang goreng, dan lain sebagainya.

Untuk menggeluti dunia seni lukis makanan ini, Tjalf menghabiskan 25 tahun dalam hidupnya untuk menyempurnakan keahliaannya dalam melukis.

Jika kamu melihat hasil karya Tjalf, kamu akan tertipu bahwa yang dilihat ternyata bukanlah makanan sungguhan melainkan lukisan minyak.

Berikut beberapa hasil karya Tjalf, yang rata-rata dihargai sekitar 60.000 poundsterling (sekitar 915 juta rupiah) per satu lukisan.







Rabu, 07 November 2012

Wajib Dibawa Saat Wanita Bepergian

img

(Foto: Thinkstock)

Jakarta - Traveler wanita dianggap lebih 'rempong' dibanding traveler pria. Memang benar, karena ada beberapa barang krusial yang harus siap dalam tas ransel mereka. Inilah benda-benda yang wajib dibawa traveler wanita.

Menjadi seorang traveler berarti mengesampingkan 'comfort zone' alias area nyaman. Bagi beberapa orang hal ini agak susah, terutama wanita. Betapa tidak, wanita harus 'lenyap' sejenak dari aktivitas nyaman dan berjalan menembus berbagai tempat baru.

Kebutuhan wanita tak selalu sama dengan para pria. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang wajib dibawa wanita saat traveling. Dihimpun detikTravel, Kamis (8/11/2012), inilah benda-benda yang wajib dibawa traveler wanita:

1. Tisu

Tisu basah dan kering sangat krusial bagi traveler wanita. Kedua benda inilah yang jadi penyelamat saat Anda ke kamar mandi umum, mengelap tangan, atau membersihkan beragam hal. Ada dua jenis tisu yang harus disiapkan, yaitu tisu basah dan tisu kering.

Tisu basah berfungsi untuk mengelap benda yang sangat kotor, biasanya banyak Anda temukan jika traveling ke alam bebas. Tisu kering bisa juga digunakan untuk mengelap peluh yang keluar karena sengatan matahari. Ingat, jangan buang sampah tisu sembarangan ya!

2. Smartphone

Inilah benda yang wajib dibawa saat traveling, termasuk oleh dua penulis travel terkemuka Trinity dan Claudia Kaunang. Smartphone, selain jadi alat komunikasi primer, juga jadi alat untuk berselancar dunia maya. Facebook, Twitter, blog, sampai GPS.

"Ada 4 benda yang tidak pernah saya tinggalkan di rumah ketika saya traveling: smartphone, dompet, kosmetik, dan Bible (Injil-red)," kata Claudia Kaunang dalam perbincangan email dengan detikTravel, Kamis (8/11/2012).

3. Handuk

Walaupun banyak hotel menyediakan benda ini, handuk tetap harus ada dalam ransel traveler wanita. Handuk dibutuhkan bukan hanya saat mandi, tapi juga untuk mengelap peluh dan cadangan kalau tidak tersedia handuk di hotel murah. Sebaiknya bawalah 2 handuk, yang berukuran kecil dan sedang.

4. Sunblock

Sunblock tak hanya berfungsi untuk menghindari kulit yang menghitam. Lebih penting lagi, sunblock diperlukan untuk mencegah kanker kulit. Selama traveling, Anda akan banyak 'berurusan' dengan sinar matahari. Apalagi, kulit wanita lebih rentan terhadap sinar ultraviolet. Pakailah sunblock SPF 50 khusus wajah dan tubuh. Selalu bawa di dalam ransel ya!

5. Hand sanitizer

Saat traveling, kuman tak bisa dihindari. Bagi wanita, kuman dan bakteri adalah salah satu ketakutan saat traveling. Kuman dan bakteri ada di mana-mana, mulai dari wastafel toilet sampai pegangan tangan di transportasi umum. Oleh karena itu, wajib hukumnya membawa hand sanitizer untuk membunuh kuman di tangan. Bawalah selalu hand sanitizer di tas kecil Anda. Hal ini agar hand sanitizer selalu dibawa walaupun tas ransel ditinggal di hotel tempat menginap.

6. Pantyliner dan pembalut

Saat traveling, kebersihan daerah kewanitaan harus tetap terjaga. Pakailah pantyliner dan gantilah 2-3 kali sehari. Selain itu, Anda juga harus membawa pembalut untuk jaga-jaga kalau datang bulan mendadak datang.

7. Pelindung kepala

Selain sunblock, hal lain yang harus dibawa saat traveling adalah pelindung kepala. Topi atau payung bisa menjadi pilihan yang tepat. Kedua benda ini akan melindungi kepala dari cahaya matahari langsung atau hujan yang bisa menyebabkan pusing.

3 X 8 = 23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confucius yang suka belajar, sifatnya baik.
Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain
sedang dikerumuni banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan
penjual kain sedang berdebat.

Pembeli berteriak: “3×8 = 23, kenapa kamu bilang 24?”

Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: “Sobat, 3×8 = 24, tidak usah
diperdebatkan lagi.”

Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: “Siapa
minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius.
Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan.”

Yan Hui: “Baik, jika Confucius bilang kamu salah, bagaimana?”

Pembeli kain: “Kalau Confucius bilang saya salah, kepalaku aku potong
untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?”

Yan Hui: “Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu.”

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confucius. Setelah
Confucius tahu duduk persoalannya, Confucius berkata kepada Yan Hui sambil
tertawa: “3×8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Berikan jabatanmu kepada dia.”

Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar
Confucius berkata dia salah, diturunkannya topinya lalu dia
berikan kepada pembeli kain. Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu
dengan puas.

Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confucius tapi hatinya tidak sependapat.

Dia merasa Confucius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar
darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu
isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui
pamitan dan Confucius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai,
dan memberi Yan Hui dua nasihat: “Bila hujan lebat, janganlah berteduh di
bawah pohon. Dan jangan membunuh.”

Yan Hui menjawab, “Baiklah,” lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba-tiba angin kencang disertai petir, kelihatannya
sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi
tiba-tiba ingat nasihat Confucius dan dalam hati berpikir untuk menuruti
kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi,
petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasihat gurunya yang
pertama sudah terbukti.

Apakah saya akan membunuh orang?
Yan Hui tiba di rumahnya saat malam sudah larut dan tidak ingin mengganggu
tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya.
Sesampai di depan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri
ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus
pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasihat
Confucius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang
tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confucius, berlutut dan berkata:
“Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?”

Confucius berkata: “Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun
hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah
pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru
mengingatkanmu agar jangan membunuh”.

Yan Hui berkata: “Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum.”

Jawab Confucius : “Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga.
Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru
bilang 3×8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi
jikalau guru bilang 3×8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah
dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau
kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?”

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : “Guru mementingkan yang lebih
utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu.”

Sejak itu, kemanapun Confucius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita:
Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan
kamu, apalah artinya. Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang
kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih
penting. Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara-gara bertaruh
mati-matian untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal,
sudahlah terlambat. Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur
selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.