Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Januari 2013

Foto-Foto Kegagalan Operasi Plastik Para Artis Dunia

Operasi plastik dimaksudkan untuk menutupi kekurangan fisik atau menyempurnakan bagian tubuh. Namun tak semua operasi plastik selalu berhasil. Berikut ini beberapa orang, termasuk selebritas, yang wajahnya malah terlihat mengerikan gara-gara operasi plastik.


1. Priscilla Presley
Operasi yang dilakukan: implan pipi, suntik bibir, botoks, operasi pengangkatan alis, dan rhinoplasty (operasi hidung).
Priscilla Presley melakukan operasi plastik pada seorang dokter yang tidak memiliki lisensi. Yaitu dr. Daniel Serrano, dari Argentina, yang mengklaim dirinya menggunakan obat yang lebih baik dibandingkan botoks, tetapi obat tersebut belum mendapat izin peredaran dari Foods and Drugs Administration (badan pengawas obat dan makanan Amerika serikat).
Serrano hanya mempelajari sendiri dan menyuntikan obat tersebut pada banyak selebritis Hollywood. Ternyata obat yang digunakannya adalah silikon berkualitas rendah yang sering digunakan untuk melumuri mesin mobil. Priscilla Presley pun menjalani pemulihan akibat penggunaan silikon tersebut.

  
2. Dolly Parton
Operasi yang dilakukan: implan payudara, pengangkatan alis dan kelopak mata, operasi hidung, face lift, botoks dan peeling kimia.
Penyanyi lagu country, Dolly Parton dikabarkan melakukan banyak penambahan pada payudaranya sehingga ukurannya sangat besar. Terkait isu tersebut ia pun menjawabnya dengan diplomatis. “Saya hidup di dunia hiburan. Saya memandang payudara saya seperti kuda dan anjing dalam sebuah pertunjukan yang harus selalu diurus,” kata Parton. Ia juga menyarankan untuk melakukan operasi plastik pada dokter yang berlisensi dengan prosedur
aman.
3. Joan Van Ark
Operasi yang dilakukan: operasi hidung, pengangkatan kelopak mata, face-lift, botoks, implan pipi dan suntik bibir.

Van Ark sering terlihat dalam acara Hollywood menggunakan riasan yang sangat tebal. Tetapi riasannya, tidak mampu menutupi perubahan besar kulit dan bentuk wajahnya. Alisnya terlihat dilukis, bibirnya membesar dan pipinya yang tinggi membuat penampilannya menyeramkan.

Pada foto yang diambil pada 2006, menunjukkan wajahnya yang terlihat lebih segar sebelum ia melakukan banyak operasi hingga membuat wajahnya terlihat aneh. Van Ark adalah aktris terkenal pada tahun 80an.


4. Cher

Operasi yang dilakukan: dekonstruksi wajah.

Penampilan Cher menggambarkan kesempurnaan operasi dekonstruksi wajah dengan memperbaiki bentuk hidungnya pada tahun 60-an. Hal itu setara dengan waktu 40 tahun untuk menata kembali wajahnya agar dapat lebih diterima. Tetapi walaupun begitu, penampilannya masih terlihat aneh.
5. Donatella Versace
Almarhum sang kakak Gianni Versace merekomendasikan dokter bedah plastik ternama asal Italia. Sayangnya, hasilnya tak sesuai yang ia bayangkan. Setelah menjalani operasi memperbesar ukuran bibir dan facelift (mengencangkan wajah), wajahnya justru terlihat aneh dan kerap menjadi celaan media.


6. Melanie Griffith
  Operasi yang dilakukan: suntik bibir, facelift (mengencangkan wajah), botoks

Usianya baru menginjak kepala 5, namun operasi plastik telah membuat penampilan wajahnya lebih tua 10 tahun dari usianya. Istri Antonio Banderas ini, kabarnya melakukan facelift beberapa kali lantaran ingin mengimbangi umur suaminya yang lebih muda. Hasilnya? Kini, bintang “Working Girl” ini justru terlihat seperti ibu Banderas dibandingkan istrinya.
 
 7. Jocelyn Wildenstein


Operasi yang dilakukan:
dekonstruksi wajah (mengubah bentuk wajah mirip kucing)

Pada pertengahan 70an, Jocelyn Wildenstein, sosialita muda dan cantik memergoki suaminya, sang milyuner Alec Wildenstein berselingkuh. Bukannya menceraikan suaminya, Jocelyn justru mengubah wajahnya mirip seperti kucing, hewan kesayangan suaminya. Awalnya, operasi yang menghabiskan dana sekitar 2 juta poundsterling ini berlangsung sukses, suaminya pun kembali padanya.
8. Michael Jackson
Operasi yang dilakukan: Memutihkan kulit, permak hidung, mengencangkan wajah, dll.

Jika membandingkan wajah Michael Jackson yang dulu dan sekarang bisa dibilang seperti dua orang yang berbeda. Meskipun begitu, jacko tidak pernah mengaku ia menjalani prosedur memutihkan kulit. Ia hanya mengaku pernah dua kali melakukan rhinoplasty (operasi hidung). Tapi, jika membandingkan 2 gambar di atas, sepertinya tidak ada yang percaya dengan pengakuannya itu.

Sumber : www.kaskus.us
http://www.unikgaul.com/2012/03/foto-foto-kegagalan-operasi-plastik.html#ixzz1q3qW9HYo

Mengapa Huruf Papan Ketik "Keyboard" Tidak Diurutkan A,B,C,D,E, Dan Seterusnya Ini Jawabannya

Pernahkah agan bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga PDA kita berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari agan sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau agan belum tahu ane copas di sini.

Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.


Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.

Rabu, 07 November 2012

Hati-Hati Mengkonsumsi Telur Tak Matang

  Meski telur baik untuk tubuh, telur sering juga menjadi salah satu penyebab keracunan makanan. Bakteri Salmonella enteriditis yang banyak dijumpai pada unggas dan telur ayam berperan besar menimbulkan penyakit pada makanan manusia. Dampak dari keracunan bakteri ini adalah diare disertai pusing, demam atau sakit perut.

Gejala keracunan salmonella pada manusia biasanya baru terdeteksi setelah 5 sampai 36 jam. Keracunan salmonella diawali dengan sakit perut dan diare yang disertai juga dengan panas badan yang tinggi, perasaan mual, muntah, pusing-pusing dan dehidrasi. Hal ini lebih berbahaya lagi bagi anak-anak atau orang tua yang daya tahan tubuhnya lemah. Bila sudah nampak tanda-tanda keracunan Salmonella penderita harus segera dibawa ke dokter.

Setiap telur segar belum tentu mengandung Salmonella. Tetapi bila telur segar atau makanan yang mengandung telur mentah dibiarkan pada suhu ruang dalam beberapa hari, barulah bakteri ini dapat berkembang dan membahayakan tubuh manusia. Oleh karena itu sebaiknya hindari konsumsi telur dalam keadaan mentah.

Selain itu kita perlu teliti dan hati-hati dalam memilih telur sebelum membelinya untuk dikonsumsi. Berikut sedikit tips untuk membeli telur yang masih baik untuk dikonsumsi:

Karena sifatnya yang tidak tahan lama, beli telur seperlunya. Ini baik untuk menghindari telur yang telah kedaluarsa.
Kondisi cangkang tidak retak, bersih dari kotoran yang menempel serta cacat kondisi yang tidak normal lainnya.
Putih telur akan terlihat jernih dan kuning telur berada di tengah ketika di teropong.
Telur tidak terapung ketika di rendam di dalam air


Mengonsumsi telur yang sudah terkontaminasi bakteri ini bisa menyebabkan Anda diare, kram perut, dan demam, dalam jangka waktu 8-72 jam pasca-mengonsumsi telur yang tercemar bakteri.

Selain kemungkinan resiko akibat kontaminasi bakteri Salmonella, ada resiko lain dalam telur. Protein sangat bermanfaat bagi tubuh. Tapi ada beberapa orang yang tidak tahan dengan protein-protein tertentu. Telur misalnya, Lysozyne yang ada pada protein telur menyebabkan alergi, terutama dalam keadaan mentah dapat menjadi antigen bagi tubuh. Zat Avidin juga beracun tetapi melemah dalam keadaan matang.